Lazismu Pacitan Bantu Kandang Kelinci, Kuatkan Ketahanan Pangan
Lazismupacitan-Nopember 2021
| Kelinci dalam kandang galvanis |
Kelinci dan Bank Daging
(Ketersediaan bahan pangan saat terjadi bencana)
Ketahanan pangan, termasuk ketersedian bank daging (ternak hidup), selain sembilan bahan pokok lainnya, sangat diperlukan, utamanya saat terjadi bencana.
Pacitan termasuk daerah dengan resiko bencana yang cukup tinggi. Sehingga perlu didorong untuk memiliki ketahanan pangan mandiri, dengan menguatkan sektor pertanian dan peternakan yang merupakan sumber ketersediaan sembako.
Kondisi ini yang mendorong pengurus Lazismu Pacitan untuk membuat program bantuan kandang. "Sementara kami baru membantu peternak Kelinci sejumlah 10 kandang galvanis", kata Muh. Isa Ansori, ketua Lazismu Pacitan.
"Karena setelah kita amati, salah satu problem peternak kelinci, adalah pada ketersediaan kandang yang standar, aman dan sehat. Pilihannya pada kandang galvanis", lanjut Isa.
Program ini selain untuk penguatan pada peternak lama, juga untuk peternak kelinci pemula. Sehingga ada kolaborasi saling menguatkan antara yang lama dan baru.
Lebih lanjut Isa Ansori menjelaskan bahwa beternak kelinci secara teknis, sangat cepat dan efektif. "Dalam hitungan litbang dinas peternakan, produktifitas 5 indukan kelinci sama dengan 2,4 ekor kambing atau 1 ekor indukan lembu",
Hitungan ini dilihat dari produktifitas indukan dengan 1 ekor anakan lembu, 2 ekor anakan kambing dan 4 ekor untuk kelinci. "Padahal kelinci bisa beranak 6-8 ekor, sehingga lebih efektif dan efisien jika beternak kelinci dalam menjaga ketersediaan bank daging", lanjut Isa.
Bantuan ini juga ditujukan untuk membentuk kawasan-kawasan kecil, yang secara mandiri bisa menyediakan bahan kebutuhan pokok, jika terjadi darurat bencana.
Seperti diketahui, selain longsor yang hampir selalu terjadi tiap tahun, Pacitan juga berpiotensi banjir dan tsunami. Pengalaman longsor dan banjir besar 27 November 2017, mengakibatkan terputusnya akses utama distribusi sembako dan lainnya, dikawasan timur, tengah dan barat juga utara Pacitan.
Potensi tsunami, juga bisa memutus Pacitan menjadi tiga wilayah besar, timur, tengah dan barat. Wilayah timur bisa terjadi di Ngadirojo dan wilayah tengah di Kecamatan Pacitan. Keduanya memutus Kecamatan Sudimoro di timur, Kecamatan Tulakan dan Kebonagung di tengah dan Kecamatan Pringkuku, Punung dan Donorojo di wilayah barat pacitan.
Sehingga perlu diberdayakan ketersediaan sembako di tiga wilayah ini, yang didukung oleh wilayah utara pacitan, yang meliputi sebagian Kecamatan Arjosari, Tegalombo, Bandar dan Nawangan. Termasuk penguatan pada peternakan kelinci.
Namun memang untuk kelinci belum begitu memasyarakat. berbeda dengan ayam, kambing dan sapi. Masih sering muncul ungkapan, tidak tega jika harus menyembelih kelinci.
Meskipun secara syar'i, kelinci adalah binatang halal yang dikuatkan dengan fatwa Majlis Ulama Indonesia. Sehingga sebenarnya tidak perlu diragukan lagi kehalalan dari hewan kelinci ini. Wallahu a'lam bi showab.
yang ingin donasi di Lazismu Pacitan untuk program ternak bangkit, bisa transfer ke rekening : (451) 7788812137 konfirmasi ke nomor hp. 085335366070 (Nurolin)
